Thursday, 21 January 2010

Bidadari Syurga dunia.....

Seperti seorang bidadari
datang dengan ayat-ayat Ilahi
sebagai dian
menyuluhi hari-hari..

Selalu bidadari
menggilap pudar semangat...
katamu..
kau sahabatku di jalan ini
ayuh tempuhinya hingga tamat..

Bidadari sering bicara
perjuangan ini..perjuangan kita
hidup mulia
matimu syuhada...

Bidadari syurga dunia..
Kau lebih mulia
dari bidadari di sana
kerna kau wanita solehah
yang dijanjikan syurga...

Thursday, 26 November 2009

Asing.....


Gambar di atas mungkin ada kaitan dengan 'asing' yg ingin saya ceritakan..mungkin juga tidak :)
Pernahkah kita membaca surat khabar dan membaca berita-berita eksiden dan kita cuma rasa sedih-sedih sikit. Petangnya kita dapat panggilan telefon daripada ibu menceritakan saudara kita sebelah ayah, mengalami eksiden seperti berita dalam surat khabar itu. Sedih kita lebih bertambah kan kerana dia adalah saudara kita. Kalaulah panggilan telefon dari ibu tadi memberitahu bahawa yang meninggal itu adalah adik kita yang sedang ambil SPM tahun ini, masyaAllah kesedihan itu mungkin buat kita tersentak yang amat.
Bila baca surat khabar tentang berita itu mungkin kita rasakan mangsa eksiden itu 'asing' , bila ia adalah saudara kita, tidak ada lagi istilah asing. Dan apabila ia adalah darah daging kita, yang sangat rapat dengan kita, pedihnya hati bagai batu besar dihempap ke dada.
Begitulah juga dengan D.A.K.W.A.H. Bila kita rasakan dakwah itu asing, kita takkan rasa apa-apa. Bila orang lain gembira mendapat nikmat iman hasil dakwah orang kepadanya, kegembiraan kita biasa-biasa sahaja. Bila orang bersusah-payah atas nama dakwah, perasaan kita masih biasa-biasa saja. Bila dakwah di bumi ini terancam, kita masih kita yang perasaannya biasa-biasa saja...
Itulah kita, bila dakwah menjadi asing........

Sunday, 30 August 2009

Ramadhan...What is promised by Allah

 
Salam Ramdhan to all muslims.
Ramadhan comes only once a year, so I think we should host it in the best possible way. What I mean is we treat Ramadhan not by preparing the best dishes, having an iftaar together, but by reading the Quran, Tarawikh, sahoor, du'a at the iftar, charity, rememberance of Allah for most of the time and etc.. 
I believe that even though some other people only fasting in order to lose some weight, or  because it has been  practise since childhood, but there a lot of muslims with a mixture of feelings overwhelm their hearts. The hearts are full of hope, based on truthful promises and great tidings, given by Allah and His Messenger (S), of great bounties and endless bliss. 
*We have been promised that the past sins will be forgiven for those whose fast is based on belief (Eemaan), sincerity and on truly expecting the reward from Allah (Ihtisaab).
*We also have been promised that the past sins will be forgiven for those who offer night prayers (Qiyaam) during the whole month, and who do that with the same two conditions of Eemaan and Ihtisaab.
*We have further been told that there is one night in this month which is better (in rewards) than a thousand months of worship, and that all the past sins will be forgiven for those who spend it offering Qiyaam with both Eemaan and Ihtisaab.
*We have been told that the devils will be chained down, that the gates of Hell will all be shut and that the gates of Paradise will all be open throughout this month.
*We have been told that Allah will free (from punishment) some of his 'ibaad (worshipers) on every single night of Ramadan.
*We have been told that Allah answers the du'aa of the fasting person at his iftaar (fast-breaking).
*We have been told that Allah multiplies the rewards of fasting beyond limits or imagination.
*We have been told that the fasting person will be joyous and happy when he meets his Lord.
*We all hope to be among those who offer the fast in the right way, in order to cultivate its glorious fruits.
*We hope to be granted forgiveness of our previous sins, to be able to do much more good and to overcome all our weaknesses.
*We hope to be among those who receive the gifts from the Jannah, whose gates are open.
*We hope to humiliate our enemy (Satan), who is chained down, by rejecting any of his deceitful advice.
*We hope to be among those who shall be granted full atonement of their sins by the end of this month, and among those who will be most happy with their fast when they meet their Lord.
*We hope that all of us, Muslims, will be pleasing to Allah in order to deserve His Mercy and victory.

We ask Allah to make fasting easy on us, to help us perform it in the perfect way that pleases Him, to reward us with all the bounties that he promised to the fasting people, to grant victory, and supremacy to the Islamic Ummah, and to make our most pleasant and happy day the Day that we shall meet with Him. 

Tuesday, 25 August 2009

Semut-semut itu..

Aku melihat semut-semut yang riang itu berlari-lari mengangkat makanan ke sarang mereka. Angin bertiup semakin kencang. "Bimbang hujan barangkali,"tegur Rayhan Keith menunjuk ke arah semut itu sambil mengorak senyum kepadaku.
" Kau faham topik Prof. Grenal tadi Ray," tanyaku pada gadis Kristian itu.
Dia mengangguk perlahan dengan senyuman yang masih tidak lekang dari bibirnya.


Ant Colony Optimization? Hatiku rasa tertarik dengan salah satu topik dalam Optimization ini. Apa tidaknya, pemerhatian kepada sang semut boleh membawa kita kepada pembaikan dalam penggunaan berbagai-bagai alat moden seperti komputer, telefon bimbit, broadband, kapal terbang dan sebagainya.
 
Kalau perhatikan gambar di atas, semut yang mula-mula jumpa sumber makanan (F) akan pulang ke sarang (N) dan meninggalkan pheromone-warna kuning- (sejenis bahan yang ada pada serangga) di jalan yang dilaluinya. Pheromone ini akan menarik perhatian semut-semut lain, jadi dalam gambar ke dua pula, semut-semut lain akan pergi ke sumber makanan secara rawak. Ada empat jalan yang boleh dilalui di situ. Jalan yang paling dekat akan menarik perhatian semut-semut dan lama-kelamaan mereka akan menggunakan jalan yang paling dekat untuk sampai. Dan jalan yang dekat akan menjadi menarik dan menyebabkan jalan yang jauh akan hilang daya tarikan dan tidak digunakan lagi. Jadi ramai cendikiawan yang menggunakan tabiat semut ini untuk menyelesaikan computational problem seperti mencari jalan yang paling pendek dalam graf dan sebagainya.
"Kau tahu Ray, dengan memerhatikan semut-semut ini, kita akan mengetahui sedikit-sebanyak tentang pencipta kita," aku memandang Rayhan melihat reaksinya. Dia gadis kristian yang totok. Dia beramal dengan agamanya. Aku rasa topik ini tidak terlalu negatif pada pandangannya.
" Ant colony optimization ni ramai orang guna untuk find the shortest path, ada yang guna optimization ni untuk selesaikan knapsack problem untuk engineering," aku menyambung lagi.
" Siapa yang memberi ilham kepada semut-semut ini kalau bukan penciptanya bukan?" kuteruskan bicaraku.
Malangnya, para cendikiawan hanya berfikir hingga bagaimana menggunakan tabiat serangga seperti semut, lebah dan sebagainya (swarm intelligent) untuk dunia sahaja. Andainya mereka boleh menggunakan akal itu untuk berfikir tentang pencipta, alangkah bagusnya. 
Semut yang mempunyai sistem itu, mestilah ada yang mengaturnya. 
Memerhatikannya membawaku mengenali pencipta.
Kulihat hikmah pada setiap makhluk ciptaanNya, maka kutahu ia adalah bukti bahawa Dia adalah Yang Maha Bijaksana. 
Kulihat pencipta tidak membiarkan mereka tanpa makanan, lalu kutahu Dia Maha Pemurah. 
Kulihat kehidupan pada banyaknya makhluk ciptaanNya, maka kutahu ia adalah ciptaan Yang Maha Menghidupkan.
Kulihat pada makhluk ini sistem yang bersepadu dan konsisten, maka kutahu ia adalah bukti ia adalah ciptaan Yang Maha Esa.
 
Untuk diriku sendiri, aku percaya pemerhatian pada alam akan menambahkan keimanan aku, keyakinan aku pada penciptaku...
"Akanku sampaikan risalah tuhanku ini,Ray." hati kecilku berbicara tegas.
"Akanku sampaikan risalah  ini padamu dan manusia lainnya, Ray," aku bangun merenung mata Rayhan.
" Kita pergi ke cafe nak? Aku belanja, kau bayar,"  sengihku padanya
"Bagus juga Wina, aku pun rasa agak lapar ni,jom," Rayhan juga turut bangun. Lawakku sebentar tadi mungkin kurang difahaminya. Huhu.
Buat Rayhan Keith, aku harap kau jumpa perjalanan yang sebenar dalam menuju redha Tuhan. 
( Disclaimer : tulisan ini hanyalah karya saya sahaja, watak dalam cerita ini bukanlah saya, namun ant colony optimization adalah real)

Sunday, 23 August 2009

Hadiah Paling Berharga....


Dia tersenyum senang. Aku memandang wajahnya yang jernih. Angin sepoi-sepoi bahasa meniup kerudungnya. Dirinya kelihatan lebih matang berbanding kali terakhir aku melihatnya dua tahun lepas.
"Apa hadiah paling berharga yang pernah akak perolehi,"tanyanya ramah.
" Banyak sangat akak rasa." sangat banyak hingga aku tak terhitung jumlahnya. " Salwa?" tanyaku kembali.
Dia menyambung ceritanya...bagaimana dia menemui fitrahnya tahun lepas. Dia menelusuri kembali saat-saat hidayah menerpanya. Ramadhan 1429 Hijriah itu membawa dirinya ke alam hidayah yang sangat-sangat disyukurinya.
"Keluarga saya biasa je kak, agama memang tak dititikberatkan sangat. Yang penting kejayaan dalam karier je yang ditekankan."
Salwa gadis yang bijak, baik dan manis.
Bila diterbangkan ke bumi Leeds ini, dia sangat gembira kerana ditemukan dengan seorang kakak yang sangat mengambil berat tentang dirinya dan mengajarkan agama kepadanya.
Dia mula mendekati al-Quran dan mengutip hikmah-hikmah daripada kalam Tuhan yang indah itu.
" Mengenali jalan perjuangan Rasul dan sahabat, serta menemui erti Islam sebagaimana yang patut difahami adalah hadiah yang paling berharga buat saya kak.," sambungnya dalam getar. Aku tahu dia sedang menahan sebak di dada.
Aku tahu Salwa yang dulu tidak faham kenapa auratnya perlu di tutup. Kenapa baju perlu dipakai yang longgar-longgar.
Aku tahu Salwa yang dulu tidak kisah dengan pergaulan dengan yang bukan muhrim.
Aku tahu Salwa yang dulu mendapat islam kerana dia lahir dalam islam. Tanpa cuba memahami dan mencari pengetahuan bagaimana untuk menjadi seorang islam.
Namun aku sangat yakin, Salwa sekarang dalam mujahadah yang tak bertepi. Dia bermujahadah membuang jahiliyyah kerana dia tahu dia takkan dapat merasai manisnya iman tanpa membuang karat-karat itu.
" Solat saya tahun lepas, pada malam 25 Ramadhan itu saya rasakan sangat manis dan tak pernah saya rasa sebelum ini kak," air jernih mula mengalir dari birai matanya.
Sebening air itu, aku rasa setenang itulah hatinya sekarang. Hati kan tenang bila kembali kepada fitrah..
Sungguh ramai insan-insan seperti Salwa yang juga menemui sinar iman setelah lama tenggelam dalam kegelapan jahiliyah. Dan bila mereka memperolehi hidayah itu, mereka genggam dengan sungguh-sungguh supaya mereka akan kekal dalam sinar iman.
Allah telah menjanjikan syurga buat mereka yang berjuang untuk agamanya. Mereka yang berusaha mendaulatkan syariatnya walaupun banyak halangan. walaupun jalan ini penuh dengan duri-duri.
Cukuplah janji Allah itu penenang jiwa.

Itulah hadiah paling berharga..........

وَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ مِن ذَڪَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٌ۬ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ وَلَا يُظۡلَمُونَ نَقِيرً۬ا

' Dan sesiapa Yang mengerjakan amal soleh, dari lelaki atau perempuan, sedang ia beriman, maka mereka itu akan masuk syurga, dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasannya) sedikitpun'. (an-Nisa:124)

Friday, 14 August 2009

Nota kecil buat suamiku...


Dear,

May memories of all we've shared
Be in our hearts today,
And may they fill the coming years
With love that's there to stay



Alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah
Let's do our best in our life...
Let's together face the difficulty..
Let's make the most of Ramadhan..,
Seek the heart of purity..



love,
-Najhan-

Blue like the blue sky...

The blue sky is blue like blue bubble gum,
but it prays to Allah, it prays to Allah,
and like the flavour of the blue sky and the bubble gum wont last,
so weve got to thank Allah before our chances go past.

I dont wanna be a grown-up like the grown-ups I have seen,
`cause the grown-ups I have seen dont seem to have much fun.
They dont get down on the floor enough to pray or play with toys,
when Im a grown-up, I wont want to be one

Now, if I lived back at the time of the Prophet
I know that he would be different, I just know hed find the time and
I would make him something, special like some paper planes or something,
I could race those planes with him or get a camel back ride.

The blue sky is blue like blue bubble gum
but it prays to Allah, it prays to Allah,
and like the flavour of the blue sky and the bubble gum wont last,
so weve got to thank Allah before our chances go past.

Id like to write a promise, I want you to make it too,
that if I misbehave a little, like I sometimes do,
you wont get really mad and youll be patient like the prophet.
I really love my promise. How about you?

The blue sky is blue like blue bubble gum
but it prays to Allah, it prays to Allah
and like the flavour of the blue sky and the bubble gum wont last,
so weve got to thank Allah before our chances go past.

To be a Mommy or a Daddy must be really, really hard,
so lets take a break together, cause I know how much you try.
Lets have a dish of applesauce, then tumble in the yard
and we can pray and we can play along with the blue sky.

The blue sky is blue like blue bubble gum
but it prays to Allah, it prays to Allah
and like the flavour of the blue sky and the bubble gum wont last,
so weve got to thank Allah before our chances go past.


-song by Dawud Wharnsby Ali-

Friday, 7 August 2009

When Hearts Collide... ( Part 1)


Indeed all praise is due to Allah, we praise Him, seek His aid and ask His forgiveness. We seek shelter in Allah from the evil of our own souls and the evil of our own actions. Whoever Allah has guided then no one can misguide him and whoever Allah has caused to be misguided then no one can guide him.

Dear friends,
When a person is faced with difficulties, he will start thinking about the good times he have had before, longing to be at ease and return to enjoying his life again.
But for the believers, we know that Allah has stated in the Quran

And seek help through patience and the prayer and truly it is extremely heavy and hard except for alkhashi'iin. They are those who are certain that they are going to meet their Lord and that to Him they are going to return (al-Baqarah 2:45-46)

Patience does not mean weakness in the face. It does not mean sitting and waiting of events, for the unseen. It does not mean something negative at all. Patience is firm conviction and not being despair. It is about positively exerting efforts. Allah SWT always put patience with action in many places in the Quran such as
..and We certainly give those, who are patient, their reward according to the best of what they did ( an-nahlu 16: 96)
In addition, Allah SWT warned and guided us not to despair
...and despair not of Allah's mercy, surely none despairs of Allah's ercy except those who do not believe. ( Yusuf 12:87)

In another hadith, the Prophet SAW mentioned that patience is the greatest gift granted by Allah to His slave, much greater and valuable than anything you can find in this world. So we really need to use it accordingly. If we are patient enough to study and work five days a week, althought there is no guarantee that we are going to get the degree or the salary at the end of the day, then we need to be more patient to do actions in the course of Allah, and keep ourselves away from the sins, since it is guaranteed that we are going to die and meet Him.

Yes, be patience, my dear friends...Allah tests us not to punish us but to help us meet tomorrow...

(part 2 is about how prayer can help us in dealing with the difficulties)

Wednesday, 5 August 2009

Menganyam Mimpi-Mimpi...



Salam Sejahtera..

Mimpi!
Saya yakin semua orang pernah bermimpi. Seingat saya, sungguh banyak mimpi saya semenjak dari kecil.
Bila menonton Cinderella, saya mengimpikan menjadi puteri yang bertuah..Bila menonton cerita bawang putih bawang merah, saya ingin menjadi seperti bawang merah yang baik hati dan mendapat pengakhiran hidup yang baik.
Bila menonton cerita Kesatria Baja hitam dan Ultraman, saya ingin menjadi seperti mereka juga. :)
Saya juga mengimpikan untuk bermain salji. Juga menaiki kapal terbang melancong ke luar negara. Tinggal di rumah mewah dan banyak lagi.
Ada mimpi yang mampu kita gapai, jadi bolehlah kita panggil mimpi-mimpi itu sebagai satu impian. Namun ada juga mimpi yang memang takkan mampu kita gapai dan kita namakannya khayalan seperti berharap agar mempunyai supernatural power yang ada pada Superman misalnya.

Mimpi memasuki universiti dan mimpi menjadi pensyarah dan macam-macam mimpi lagi.

Seingat saya, mimpi untuk bermain salji semenjak 20 tahun yang silam telah menjadi kenyataan hari ini. Juga mimpi melawat Europe. Mimpi bermain salji, saya jangkakan itu mustahil buat saya namun Allah makbulkan. Alhamdulillah.

Saya yakin anda juga pernah menganyam mimpi-mimpi indah yang sebahagiannya telah menjadi kenyataan hari ini. Allah akan memakbulkan doa kita, segera atau lambat, dan bagi doa yang belum dimakbulkan, teruslah berharap dan berdoa kepada Allah. Jika Allah tidak beri apa yang kita pinta, percayalah Allah sediakan untuk kita perkara yang lebih baik dan sesuai buat kita. Bersabarlah dan teruslah menganyam mimpi-mimpi.

Khayalan adalah satu perkara yang seeloknya kita jauhi kerana ia hanya merugikan masa. Jadi, masa untuk berkhayal itu kita boleh gunakan untuk berusaha bagi mencapai mimpi-mimpi kita. Belajar dengan bersungguh-sungguh bagi mencapai impian lebih baik daripada berkhayal mendapat Anugerah Dekan tapi tidur dan makan lebih banyak daripada mengulangkaji pelajaran.

Namun, jika difikir-fikirkan kembali, sebenarnya mimpi yang paling membahagiakan adalah mimpi untuk ke syurgaNya. Mimpi untuk bahagia di akhirat sana. Mimpi untuk menikmati kehidupan yang sangat indah di negeri yang tidak akan hancur selama-lamanya. Bukankah begitu? Rugilah kiranya jika kita tidak jadikan dunia ini sebagai ladang untuk dituai hasilnya di akhirat kelak.


Orang yang bijak ialah orang yang menahan dirinya dan beramal untuk selepas matinya, manakala orang yang bodoh ialah orang yang mengikut hawa nafsu dan berangan-angan ke atas Allah.


Marilah kita terus menganyam mimpi..moga mimpi itu dinilai Allah sebagai doa dari kita, hambaNya yang lemah..yang sentiasa mengharapkan rahmat dari Nya dalam setiap langkahan kita di sepanjang kehidupan ini.

Yang masih punya mimpi
-Najhan-

Friday, 31 July 2009

Syukurku...MilikMu..


SEMPENA HARI LAHIR SAYA ( 28th of July)..

Tersenyum sendiri mengenang nikmat Allah yang tidak putus-putus..kurniaanNya kepada saya..

Tersenyum kerana syahdu...
syahdu kerana dipilihNya untuk dilahirkan dalam agama ini..tanpa perlu bersusah-susah mencari jalan yang penuh cahaya ini..
sedang insan lain masih meraba-raba dalam kegelapan nurani..
syahdu kerana memberiku kefahaman tentang deen yang benar ini..
sedang insan lain masih mencari-cari nilai agama yang mereka anuti..
syahdu aku di atas jalan perjuangan penuh duri..
walau di sana terhampar permaidani duniawi..

Tersenyum kerana bahagia..
bahagia dengan jalan yang dipilihNya untukku lalui..
walau dahulu mungkin pernahku sesali..
bahagia dengan hadiah-hadiahNya untukku selama ini..
walau aku tidak layak untuk semua ini..
bahagia aku dengan basahan iman dariMu Ilahi...
tak ternilai anugerahMu ya Rabbi..

Tersenyum walau mataku berkaca-kaca..
Kau Maha Pemurah..ya Allah..
Kau Maha Penyayang ..ya Allah..
Kau Maha Pengampun..ya Allah..
aku hina..dengan dosa..
namun Kau beriku bahagia..
aku hina..dengan alpaku terhadap nikmatMu..
namun nikmatMu buatku tidak terkira..
aku hina..bila beribu janjiku padaMu kudustai...
masih Kau beriku peluang untuk kembali..

Sungguh, syukur itu membawa bahagia ke dalam hati..
Sungguh, syukur itu menggembirakan diri..
Sungguh, syukur itu membawa diri mengabdikan seluruh kehidupan ini untuk Ilahi..


وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕن شَڪَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡ‌ۖ وَلَٮِٕن ڪَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ۬ 
Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, " Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka pastinya azabku sangat berat.
(Ibrahim:ayat 7)

Syukur bukan hanya di hati..mahupun di bibir..ia harus dibuktikan..
solatlah..bacalah al-Quran..berbuat baiklah dengan sahabat dan jiran..bersifat ihsanlah..jadikanlah islam cara hidup dan neraca peribadi..berkorbanlah dengan jiwa dan diri..untuk ISLAM!!..insyaAllah..


sungguh..medan amal itu tidak sama dengan medan kata-kata
-Najhan-